1. Bagian-bagian pada Excel
Selanjutnya aku bakal mengenalkan bagian-bagian pada Microsoft Office Excel. Setiap file yang di save dari microsoft office excel disebut book.
Setiap book memiliki satu atau lebih sheet.Dan setiap sheet memiliki beberapa kolom, yaitu barisan kotak vertika. Dan juga sheet memiliki baris, yaitu secara horizontal. Tempat bertemunya baris dan kolom disebut cell.
2. Fungsi-fungsi pada Excel
Untuk bisa mengolah data pada Excel, kita harus menggunakan berbagai fungsi yang terdapat pada Excel sesuai kebutuhan. Fungsi-fungsinya yaitu :
- "*" : untuk operasi perkalian
- "/" : untuk operasi pembagian
- "+" : untuk operasi penjumlahan
- "-" : untuk operasi pengurangan
- SUM : untuk menjumlahkan data pada cell
- SUMIF : untuk menjumlahkan pada kondisi tertentu
- AVERAGE : untuk menghitung rata-rata
- STDEV : untuk menghitung standar deviasi
- IF : untuk membuat fungsi pada kondisi tertentu
- COUNT : menghitung jumlah cell
- MIN : menentukan nilai terendah
- MAX : menentukan nilai tertinggi
3. Tutorial fungsi IF dan VLOOKUP
Kali ini aku akan memberitau gimana sih cara menggunakan fungsi IF. Sekarang aku kasi contoh yaitu dalam menentukan nilai mutu. Misalnya rentang nilainya
- A > 90
- 90 > B > 80
- 80 > C > 60
- 60 > D > 50
- E < 50
Selanjutnya, buat tabel nilai. misalnya seperti ini
Kemudian, pada cell E2, masukkan fungsi if, yaitu dengan format =IF(kondisi, hasil jika true, hasil jika false). Pada tabel ini, aku menggunakan fungsi yaitu =IF(D2>=90,"A",IF(D2>=80,"B",IF(D2>=60,"C",IF(D2>=50,"D","E")))).
Setelah itu, tekan enter, dan tarik kotak cell tersebut ke cell E6. Maka akan muncul hasil fungsi tersebut.
Selain fungsi IF, ada juga fungsi VLOOKUP yang berguna untuk mengambil suatu nilai dengan kriteria tertentu. Kali ini aku akan mencotohkan dengan memindahkan tabel nilai tadi ke tabel lain yang lebih kecil.
Kemudian, pada cell tersebut, isi dengan format =VLOOKUP(nilai yang ingin dicari, rentang kolom, nomer kolom, TRUE/FALSE). karena aku ingin memasukkan nilai akhir, maka aku memasukkan rumus =VLOOKUP(H2,A2:E2,4,FALSE), tekan enter dan tarik titik pada kotak hijau ke bawah, maka isi kolom sebelumnya akan tersalin ke tabel yang baru. begitu juga pada kolom nilai mutu.
4. Fungsi absolut ($) pada Excel
Simbol "$" pada Excel berguna untuk mengunci Kolom atau baris pada Excel. Hal ini berguna agar saat melakukan operasi perhitungan secara banyak, tidak memasukkan data baru yang ada di sebelahnya atau diatasnya. Contoh dari fungsi ini adalah pada membuat tabel perkalian.
agar tabel tersebut terpenuhi, maka kita harus mengunci salah satu kolom dan salah satu baris. kita harus mengunci kolom A dan baris 2, maka rumus yang dimasukkan yaitu =$A2*B$1 tekan enter dan tarik kotak hijau hingga sel F6, maka terbentuklah tabel perkalian yang diinginkan.
5. Contoh Solve Problem
Kali ini aku akan memberi contoh penerapan dari Excel. Soalnya yaitu sebagai berikut :
Suatu pajak kendaraan bermotor dirumuskan dengan perhitungan
sebagai berikut:
Tahun 2005 pajak yang dibebankan kepada A sebesar Rp 1.250.000, sedangkan B Rp 825.000.
Setiap tahunnya pajak tersebut bertambah 8% dari tahun sebelumnya untuk A dan 5% untuk B
Hitunglah besarnya pajak mulai tahun 2005 sampai dengan tahun 2012.
Solve :
Pertama, buat tabel dari masalah tersebut.
Kemudian, masukkan nilai awal dari A dan B pada tahun 2005.
Pada cell D2, masukkan formulanya, yaitu dengan mengalikan nilai dari tahun sebelumnya dengan 108% atau 108/100.
Tekan enter, dan tarik kotak hijau hingga tahun 2012. Maka akan muncul besar pajak tiap tahunnya.
Begitu juga pada B, Masukkan formula pada D3 dengan mengalikan nilai pada tahun sebelumnya dengan 105% atau 105/100 dan tarik kotak hijau hingga tahun 2012. Maka akan muncul besar pajak tiap tahunnya.
Nah, sekarang udah ngerti kan gimana cara pake Excel. Semoga postingan kali ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Dan seperti biasa, terima kasih.




















0 komentar:
Posting Komentar